Cara Membentuk Keluarga Islami

Lifeiskulayful.net – Keluarga Islami adalah keluarga yang di dalamnya dibangun kondisi dan situasi yang Islami. Patokan mereka dalam membentuk dan membina keluarga adalah demi untuk beribadah kepada Allah SWT. Ringkasnya keluarga yang Islami ini akan menambah ketaatan dan ketakwaan kepada Allah.

Lantas bagaimana cara membentuk keluarga Islami itu? Artikel ini akan membahas sedikit banyak tentang hal ini.

Cara membentuk keluarga Islami setidaknya ada beberapa hal yang bisa anda lakukan. Kami menuliskannya dalam beberapa poin sebagaimana berikut ini.

Mencari Pasangan Yang Baik Agamanya

Mencari pasangan hidup yang baik agamanya dalam artian shalih dan shalihah adalah langkah pertama dan utama dalam rangka membentuk keluarga yang Islami.

Karena dari tanah dan bibit yang baiklah akan menghasilkan tanaman yang baik dan bermanfaat bagi sekitarnya. Pun begitu perumpamaannya bagi kehidupan manusia. Jika manusia ingin mendapatkan anak keturunan yang baik serta keluarga yang kental nuansa Islami di dalamnya, maka mencari dan memilih pasangan berdasarkan kebaikan agamanya merupakan hal yang utama.

Sebagaimana dalam hadits baginda Rasulullah Muhammad SAW yang menyampaikan tentang bagaimana seharusnya seorang pria bersikap disaat ingin menikahi perempuan, yakni melihat dari kebaikan agamanya.

Dari Abu Hurairah – rhadiyallahu anhu – dari Nabi Muhammad SAW, beliau berkata: “Seorang perempuan dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, (atau) karena agamanya. Pilihlah yang beragama, maka kau akan beruntung, (jika tidak, semoga kau) menjadi miskin”

Menjadikan Iman dan Taqwa Sebagai Pilar Rumah Tangga

Layaknya sebuah bangunan, maka pilar yang kuat dan kokoh akan menyokong bangunan tersebut hingga bisa tegak berdiri meski dengan berbagai macam beban yang dibawanya. Pun begitu dengan rumah tangga yang akan dibangun harus menjadikan iman dan taqwa kepada Allah sebagai pilarnya.

Keimanan kepada Allah merupakan basis semua perbuatan manusia. Iman yang baik akan menghasilkan niat yang baik. Sedangkan segala jenis perbuatan akan tergantung niatnya. Jika niatnya itu baik, maka perbuatan itu akan menjadi baik. Namun sebaliknya, jika niatnya saja dari sejak awal sudah jelek maka mustahil akan menghasilkan pekerjaan atau amal yang baik pula.

Hendaklah untuk selalu mengingat sabda baginda Rasulullah Muhammad SAW berikut ini.

“Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)

Sedangkan ketakwaan adalah level keimanan yang paling tinggi. Sehingga ini menjadi sebuah cita-cita dari sebuah rumah tangga, setelah dibangun dengan asas yang kokoh dan kuat yakni dengan niat yang benar. Maka tujuan tertinggi yang ingin mereka raih adalah takwa kepada Allah.

Memahami dan Menjalankan Hak dan Kewajiban Suami Istri

Tidak bisa dipungkiri bahwa kehidupan bahtera rumah tangga adalah kehidupan saling tolong menolong, bahu membahu dalam melayari samudera rumah tangga yang kadang ada badai dalam perjalanan.

Maka oleh karena itu, elemen dalam rumah tangga yakni suami dan istri harus saling memahami tugas dan kewajiban masing-masing. Setelah itu melaksanakan dengan sebaik-baiknya tugas dan kewajiban masing-masing agar semua bisa berjalan dengan baik.

Seorang suami harus menafkahi istrinya lahir dan bathin serta membimbing istrinya menuju jalan kebaikan demi kebaikan.

Sedang istri berusaha menjadi istri yang shalihah yang patuh dengan perintah dan arahan suami selama dalam kebaikan. Memberikan pelayanan yang prima kepada suami sehingga suami mampu untuk memikul tanggung jawab sebagai kepala rumah tangga dengan penuh tanggung jawab tanpa ada ronrongan dari istri.

Demikianlah 3 cara sederhana yang bisa anda aplikasikan dalan rangka membentuk keluarga Islami, semoga bermanfaat.

Cara Membentuk Keluarga Islami | indrawirawanm | 4.5