Mau Menikah Tapi Katanya Harus Puasa Dulu, Adakah?

Kamu ingin menikah kemudian dianjurkan puasa sebelum menikah. Tapi cobalah bertanya dulu apakah ada dalil (penunjukkan) anjuran tersebut. Dalil itu bisa berupa dari alquran atau hadits ataukah sekedar anjuran yang tidak memiliki dasar.

Hal ini patut kita ketahui karena, segala sesuatu yang tidak didasari pada tidak adanya dalil atau perintah dan hal ini menyangkut ibadah kepada Allah maka itu sesuatu yang tidak boleh dilaksanakan.

Kita pasti mengetahui bahwa memang ada anjuran puasa sebelum menikah bagi para pemuda yang belum mampu untuk menikah. Gunanya untuk mengontrol hawa nafsunya yang memuncak sehingga tidak bermaksiat kepada Allah.

Puasa sunnah yang dilakukan oleh pemuda tersebut didasari atas anjuran dari hadits baginda Rasulullah Muhammad SAW tentang pemuda yang belum punya kemampuan untuk menikah.

Berikut adalah hadits tersebut:

“Wahai para pemuda! Barangsiapa yang sudah memiliki kemampuan (biologis maupun materi), maka menikahlah. Karena hal itu lebih dapat menahan pandangan dan menjaga kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu (menikah), maka hendaklah dia berpuasa karena hal itu menjadi benteng baginya”. (HR. Bukhori, no. 5066. Muslim, no. 1400.)

Puasa sunnah dapat meringakan dorongan hawa nafsu bagi pemuda untuk disalurkan. Islam ingin agar penyaluran hawa nafsu ini harus senantiasa sejalan dengan aturan Allah SWT sehingga manusia tidak melakukan tindakan dosa.

Meskipun puasa ini bukan sebuah kewajiban, tetapi dianjurkan untik menjaga kehormatan (iffah) seorang muslim. Selain itu, dengan puasa tersebut hendaknya diniatkan agar Allah menolong hambaNya keluar dari ketidak mampuannya untuk menikah. Karena kita telah ketahui bersama bahwa salah satu doa yang didengar oleh Allah SWT adalah doanya orang yang berpuasa sampai ia berbuka.

Dari hadits di atas, dapat kita lihat bahwa agama Islam memberikan anjuran kepada ummatnya untuk menikah jika ia telah memiliki kemampuan (ba’ah). Kemampuan disini bisa diartikan sebagai kemampuan secara biologis, kemampuan memberikan mahar pernikahan, dan kemampuan untuk menafkahi istrinya kelak serta yang tidak kalah penting adalah kemampuan ia untuk memimpin keluarga serta membimbing anak istrinya.

Persoalan yang kita bahas pada saat ini apakah memang ada dalil atau perintah dari ajaran Islam puasa sunnah menyambut pernikahan misalnya.

Karena ditakutkan bukan ridha Allah SWT yang kita dapat saat melakukan ibadah kepadanya. Melainkan hanya murka Allah jika kita melaksanakan perkara ibadah padahal tidak ada tuntunannya.

Sebagaimana salah satu dari sekian banyak tujuan dari puasa sunnah adalah untuk mendapatkan cinta atau kasih sayang Allah SWT.

Oleh karena itu patut kita kiranya menanyakan hal demikian kepada orang yang lebih kompeten terhadap masalah ini atau kepada orang tua kita yang menyuruh kita. Atau bahkan bertanya kepada masyarakat sekitar kita yang melaksanakan puasa sunnah sebelum menikah ini.

Kalau ibadah sunnah ini hanya merupakan ajaran atau tradisi nenek moyang yang tidak berasal dari Islam, maka baiknya hal tersebut ditinggalkan untuk menjaga kemurnian ibadah kita kepada Allah.

Baca juga: Cara mendidik anak

Karena ibadah akan diterima oleh Allah jika bersumber dari Islam, baik dari perintah Al Quran ataupun dicontohkan oleh baginda Rasulullah SAW. []

Sumber: www.bicarawanita.xyz

Mau Menikah Tapi Katanya Harus Puasa Dulu, Adakah? | indrawirawanm | 4.5